Lais: Akrobat khas Garut
Garut merupakan sebuah kabupaten yang berada di Jawa Barat, Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Sumedang di bagian utara, Kabupaten Tasikmalaya di Timur, Samudra Hindia di selatan, serta Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bandung di barat. Sebagian besar wilayah Kabupaten Garut adalah pegunungan di antaranya Gunung Papandayan dan Gunung Guntur.
Garut memiliki berbagai kesenian salah satunya adalah Lais. Kesenian Lais merupakan sebuah kesenian yang mempertunjukan aksi Akrobatik dengan menggunakan seutas tali tambang sepanjang 6 meter yang dibentangkan dan dikaitkan dengan dua buah bambu yang memiliki tinggi 10-13 meter, tali yang dibentangkan tersebut digunakan untuk dipanjat sebagai aksi Akrobatnya.
Nama Lais sendiri diambil dari nama seorang ahli pemanjat kelapa yang bernama Laisan atau biasa dipanggil Pak Lais. Pak Lais memiliki keterampilan memanjat yang dapat berpindah dari pohon ke pohon dengan memanfaatkan pelepah daun kelapa untuk bergelayutan dan perbindah ke pohon lain.
Untuk melakukan akrobat Lais mula-mula pelais (pemanjat) memanjat bambu lalu berpindah ke tali tambang sambil melakukan akrobat dengan menari dan berputar tanpa menggunakan sabuk pengaman. Pada saat pertunjukan lais dimulai terdapat iringan musik yang dimaikan oleh pemain musik. Musik yang dimainkan biasanya menggunakan alat musik Tradisional, seperti Gendang, Terompet dan Kempul. Kesenian akrobat ini hanya dapat dilakukan oleh orang yang sudah memiliki keahlian.
Kesenian Lais ini menjadi andalan masyarakat di kaki gunung Papandayan, pada tahun 2012 silam kesenian ini menjadi tontonan di Gelar Seni Budaya 7 Gunung.
Sumber:
Info Lanjut:
Tidak Ada Komentar